Ingin Tahu Alasan Kenapa FF Burik? Ini Jawabannya!

Kenapa FF burik? Tentu, julukan yang disematkan pada permainan Free Fire sebagai game burik mengundang banyak tanya. Pasalnya, meski game ini disebut burik, nyatanya FF merupakan game yang paling banyak dimainkan di Indonesia. Bahkan, perolehan unduhan di PlayStore mencapai 100 juta lebih pengunduh. Tertarik mendownload-nya? Silahkan kunjungi situs clearviewaudio.com

Alasan Game FF Disebut Burik

Game besutan Garena ini mendapat julukan burik salah satunya karena kualitas grafis yang disajikan kecil dan tampilannya lawas. Namun, game ini tetap menjadi kecintaan para gamers. Meski sering dibandingkan dengan pesaingnya yakni PUBG Mobile, Free Fire juga mempunyai tim eSports yang diakui dunia, sehingga banyak digemari para gamers. Berikut beberapa alasan yang memperkuat FF dijuluki sebagai game burik:

Baca juga : Download Diamond Gratis FF 99999 Apk + Script Terbaru 2021

1. Grafis Pas-pasan

Grafis game Free Fire memang pas-pasan, ukurannya hanya 800 Mb. Banyak gamer yang kurang puas dengan tampilan grafisnya. Tidak heran, jika game ini selalu dibandingkan dengan game pesaing lainnya. Namun, Free Fire terus berbenah dan melakukan inovasi demi menyajikan game yang layak dimainkan. Bahkan, rencananya akan dikembangkan versi HD yang Namanya adalah Free Fire Max.

2. Banyak Dipakai HP Kentang

Free Fire memang banyak digunakan oleh pemilik HP kentang atau HP berspesifikasi rendah. Bermain game memang dibutuhkan kualitas layar yang bagus karena dapat mempengaruhi kualitas layar. Misalnya, jika HP mempunyai layar IFS dengan Amoled tentu tampilannya tidak sama. HP kentang dan berkelas tentu tampilan layarnya beda.

3. Game-nya Para Bocil

Kenapa FF burik? Salah satu yang dapat dijadikan alasan adalah FF banyak dimainkan oleh bocah kecil. Namun, bagi pecinta game FF kalangan dewasa biasanya tidak memperdulikan hal tersebut. Banyak juga yang tersulut emosi hingga berkata kasar karena diejek bermain FF. Bahkan, pecinta FF dan PUBG pernah panas karena saling melebihkan game andalannya. Meskipun, PlayStore memberikan Batasan umur terhadap game FF. Nyatanya, FF tetap digemari anak kecil.

4. Desain Tanpa Pintu

Terkait tidak adanya pintu juga menjadi pertanyaan banyak orang. FF mempunyai bangunan dengan desain tanpa pintu. Apalagi pintu dikenal sebagai bagian terpenting dari sebuah bangunan. Garena beralasan bahwa tidak adanya pintu karena game FF mengincar semua kalangan agar dapat memainkannya, sehingga apabila ditambah pintu, maka memori game ini juga akan bertambah.

5. Kesan Kaku

FF dianggap sebagai game yang mempunyai kesan kaku. Hal ini didasarkan pada karakter FF gerakannya serta tidak realistis. Wajar, jika banyak yang beranggapan game ini dengan sebutan burik 8 bit.

Deretan Game Lain yang Dapat Julukan ‘Burik’

Ternyata bukan hanya FF yang mempunyai julukan sebagai game burik. Julukan ini disematkan karena tampilan grafisnya buruk. Namun, game burik juga banyak yang laris dipasaran dan dimainkan semua kalangan. Berikut deretan game burik lain yang perlu diketahui:

1. Stardew Valley

Game satu ini juga mendapat sebutan burik. Walaupun, permainan yang dihadirkan seru seperti menyediakan kegiatan cocok tanam, memancing, memasak, dan lain sebagainya. Namun, tampilan grafisnya justru buruk dan membuat mata sakit.

2. Final Fantasy VII

Awalnya game ini mempunyai tampilan grafis yang memukau. Namun, setelah di remake tampilan garfisnya berubah menjadi jelek. Hal ini dikarenakan karakternya nampak kotak-kotak dan menimbulkan kesan aneh. Meski demikian, game ini tetap menyenangkan dan membuat banyak orang tertantang.

3. Minecraft

Game ini menghadirkan grafik pixel yang mengharuskan pemainnya mendirikan rumah, menambang, dan hidupnya harus dipertahankan. Minecraft mempunyai banyak penggemar karena game ini juga dapat dimainkan di HP kentang. Namun, siap-siap mata jadi sakit karena grafisnya.

Itulah kenapa FF burik disertai ulasan tentang game lain memperoleh sebutan burik. Meskipun julukan tersebut sedikit kasar. Faktanya, masih banyak penggemar game tersebut yang memainkannya karena seru saat dimainkan. Lantas, apakah sebutan itu layak disematkan pada game tersebut? Hanya player yang bisa menilai.